Selasa, 14 Juni 2011

Anda Insomnia? Kompres Aja dengan Air Dingin

TRIBUNNEWS.COM - Apa yang Anda lakukan ketika mengalami insomnia? Mungkin Anda akan berusaha membuat diri mengantuk dengan menonton acara yang norak di televisi, membaca buku yang membosankan, hingga minum obat tidur.

Tetapi ada cara lain untuk mengatasi sulit tidur ini, kompres kepala Anda dengan air dingin.

Para dokter dari University of Pittsburgh School of Medicine melakukan suatu eksperimen untuk mengatasi pasien yang menderita insomnia. Sebanyak 12 pengidap insomnia primer (yang mengalami kesulitan tidur akibat stres) dan 12 pasien dengan kesehatan yang terkontrol, diberi tudung plastik yang berisi air dingin di kulit kepala dan dahi. Sebab, pengidap insomnia diketahui memiliki aktivitas otak yang lebih tinggi daripada mereka yang tak punya gangguan tidur.

Nah, tudung ini rupanya menurunkan suhu prefrontal cortex, bagian otak yang mendorong untuk tidur lelap. Akibatnya, aktivitas otak melambat, dan mendorongnya untuk beristirahat.

Setelah mengenakan tudung khusus tersebut, para pengidap insomnia ini tertidur dengan cepat. Mereka hanya butuh 13 menit untuk tertidur, yang artinya bahkan lebih cepat daripada pasien yang sehat (yang membutuhkan rata-rata 16 menit untuk terlelap). Kedua kelompok responden ini juga menghabiskan 89 persen dari waktu mereka di tempat tidur untuk tertidur lelap.

"Penemuan paling berarti dari studi ini adalah bahwa kita bisa mendapatkan dampak yang menguntungkan bagi penderita insomnia melalui mekanisme yang aman, dan mudah disediakan di rumah," papar Dr Eric Nofzinger, salah satu tim peneliti.

Meskipun demikian, ide memakai headcap berisi air dingin ini mungkin tidak semudah kedengarannya. Misalnya, seberapa dingin suhunya? Selain itu, kebanyakan dari kita tentu merasa tidak nyaman saat menempelkan sesuatu yang dingin pada kepala, apalagi di tempat tidur.

Dalam penelitian dua tahun sebelumnya, para spesialis masalah tidur di Inggris pernah menyarankan cara yang lebih simpel untuk mendinginkan tubuh. Menurut profesor Jim Horne dari Loughborough University, Anda bisa meletakkan kipas angin di samping tempat tidur untuk menghembuskan udara dingin ke arah muka. Begitu darah yang dingin dari pipi mengalir ke jantung, darah akan mengalir sepanjang arteri sambil membawa darah yang lebih hangat ke arah lain dari otak.

"Darah yang lebih dingin memasuki otak, dan menyebabkan tidur yang lebih nyenyak. Anda hanya butuh sedikit hembusan angin ke arah wajah," paparnya.

Diambil dari
http://id.berita.yahoo.com/anda-insomnia-kompres-aja-dengan-air-dingin-010617401.html

Minggu, 12 Juni 2011

Tak ada yang tahu

Akhir-akhir ini sering aku depresi dan stres, mungkin karena gara-gara banyak pikiran Tugas Besar yang gila-gilaan sampai bikin begadang tiap hari, karena masalah yang dulu-dulu juga hampir setengahnya membebani pikiranku. Banyak hal yang entah kenapa aku sering banget gak jelas sendiri. Semua itu karena hal itu..
Apakah waktu akan membantuku dalam melupakan semua kenangan itu? Aku yakin Tuhan akan memberi yang terbaik untukku. Bukan dari kamu atau kamu, tapi dari dia. Dia merupakan sesosok misteri yang aku pun tak tahu asal usulnya apa dan siapa. Hanya Tuhan lah yang tahu siapa dia. Aku yakin suatu saat nanti akan hadir sesosok dia yang menjadi temanku. Entah siapa, kapan, bagaimana, dimana aku menemuinya. Semua itu belum jelas. Entah beberapa tahun, atau kapan aku juga tidak tahu dia itu akan hadir. Entah itu kamu atau sesosok orang lain siapapun tidak ada yang tahu.
Aku tidak akan menunggu sesosok dia, tapi aku ingin sesosok dia hadir menghampiriku dengan sendirinya disaat aku membutuhkan dan dalam waktu yang tepat. Dan aku ingin sesosok dia adalah teman setiaku yang terakhir di hatiku. Walaupun dia akan hadir 5 atau 10 tahun lagi.
Aku tidak ingin berbagi hatiku untuk banyak orang karena aku tidak mudah untuk jatuh hati. Aku hanya ingin satu hatiku cuma untuk dia karena pasti dialah yang terindah buatku. Aku akan setia menantinya entah itu siapa orangnya karena semua itu adalah sebuah rahasia...

Selasa, 07 Juni 2011

Dari sepupuku :)

Malam-malam tiba-tiba dapat sms memotivasi dari adek sepupuku

Malaikat yang baik titip kakak aku ya.. Tuntun dia ke jalan yang benar, cubit aja kalau dia nakal :D
Aku mohon jangan sampai hatinya terluka. Tuhan.. Jangan hapus senyum manis itu dari wajahnya sebab disitulah aku menemukan sebagian semangat dari hidupku..
Aku mohon jagalah kakak baik ku ini. Abadikanlah hubungan pertemanan kami selamanya. Janganlah Engkau basahi pipinya dengan air mata kesedihan, tapi basahi pipinya dengan air mata kebahagiaan. Seandainya Engkau memisahkan kami, berikanlah dia seseorang yang lebih baik dari diriku yang dapat membuatnya bahagia selalu. Amin :)


Terharu aku bacanya hehehehe

Senin, 06 Juni 2011

Mahasiswa itu....

Waktu aku masih SMA pengen banget bisa ngrasain bangku kuliah itu gimana. Melihat orang-orang yang udah kuliah itu kayaknya enak banget gak ada beban. Mereka hanya datang ke kampus dengerin dosen trus pulang *itu kesanku waktu masih polos blm tahu. Namun sekrang aku udah menginjak semester 2 kuliah di Bandung. Aku merasakan perbedaan yang lumayan sangat jauh dari segi aktivitas, pemikiran, waktu, dan masih banyak lagi.
Kuliah merupakan tantangan pertama kita untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan bebas. Tanpa adanya orang tua yang mendampingi setiap saat kita dituntut untuk bisa memilih mana yang terbaik untuk kita. Saat ini lah waktunya kita diuji seberapa kuatkah fondasi dasar baik itu mental fisik yang telah kita dapatkan dari kecil.
Tapi jujur kuliah itu capek banget ternyata. Menurut aku sih karena kegiatan yang banyak dan melelahkan aja. Setiap pulang kuliah langsung masuk kumpul malam lagi di kampus. Duh.... serasa anak rajin aja selalu bermain di kampus setiap saat. Oiya... jujur aku juga pengen refreshing gitu. Pengen bisa pergi keliling Bandung itulah cita-citaku hohoho... Sebenernya pengen banget bisa bawa motor ke Bandung tapi kayaknya nggak mungkin.
Okay cukup sekian dulu tulisan dari ku. Besok sambung lagi..
Keep smile bee :)

Stamina mulai menurun

Mau bilang apa aku juga bingung. Yang jelas akhir-akhir ini badan rasanya lemas banget gak tau kenapa. Mungkin banyak faktor yang menyebabkan ini terjadi. Pertama dan yang sangat jelas banget aku begadang sampai tengah malam mungkin kadang juga bisa sampai jam 2 pagi baru tidur. Ini adalah kebiasaan gak baik tapi aku udah gak bisa merubahnya lagi, udah melekat banget kali ya di aku waaooo... Aku selalu mikir cewe kayak aku ini normal gak sih tidur selalu pagi jam 1? Atau semua cewe juga banyak yang kayak aku? Dulu pertamanya sih karena tugas-tugas kampus yang bikin aku kayak gini. Lama-kelamaan tapi makin menjadi aja ya,, hahaha aneh banget deh. Alasan ke dua aku paling sering makan 1 kali sehari gak tau kenapa. Mungkin karena kalau kuliah masuk siang terus jadi aku makannya siang, kalau malam udah gak sempet makan soalnya malamnya aku ke kampus dan habis dari kampus udah pada tutup tuh warungnya *hadeh... Tapi sebenernya males juga sih beli-beli makan malem-malem hehe. Terus alasan yang ketiga aku mungkin terlalu banyak kegiatan malam di kampus hampir tiap hari selalu ke kampus, sampai-sampai aku pengen ngekos di kampus aja kali ya.. Ini sangat membuatku terforsir banget gak tahu kenapa. Yang jelas sehabis capek kuliah seharian harus ada kegiatan malam di kampus membuat makin capek badan pikiran dan harus bisa bagi-bagi waktu juga.
Tapi aku senang tahun pertamaku bisa ikut organisasi, karena sebelumnya aku belum pernah satu kali pun ikutan di sekolah dulu. Sekali ikut waktu sekarang ini dan itu pun langsung membuatku mabuk kepayang untuk bisa membagi waktunya.

Minggu, 05 Juni 2011

Aku hanyalah anak berusia 19 tahun

Sepertinya kalau boleh dibilang aku lebih cocok untuk jadi psikolong meneliti tingkah laku orang-orang di sekitarku. Entahlah kenapa aku bisa bilang kayak gitu, mungkin kerena aku merupakan orang yang terlalu sensitif aja dengan lingkungan di sekitarku. Aku mengemati mereka tanpa sadar dan aku hampir bisa menarik hasil yang hampir sama seperti yang aku rasakan.
Aku berfikir anak seusia sepertiku mungkin hampir sama dengan yang aku rasakan atau mungkin lebih rumit jauh seperti apa yang aku pikirkan. Anak remaja yang kini mulai tumbuh menjadi dewasa kini mulai timbul banyak persoalan. Kalau boleh dibilang ini adalah masa-masa puncaknya kegalauan. Baik itu dari segi cinta, persahabatan, keluarga, teman dekat, teman jauh, teman tengah, atau teman-teman yang lainnya. hehe
Kalau dibikin presentase yang paling banyak menonjol adalah kegaluan cinta peringkat pertama dan kegalauan keluarga adalah peringkat kedua. Yups.. kalian pasti juga merasakannya teman. Aku yakin setiap orang pasti merasakan itu. Seperti aku ini yang galaunya minta ampun gara-gara putus with my first love hhaa *curcol critanya. Mungkin aku masih bener-bener belum rela melepaskannya begitu aja. Aku masih sayang dengan dia. Aku masih suka dia. *Jadi nglantur kemana-mana kan ya hahaha.. Semoga aja dia tahu apa yang aku rasakan saat ini. Aku pikir dia tahu, tapi dia mencoba melupakan semuanya denganku *gimana coba kalau kayak gitu?? nah lhoo...
Buat temanku hersi, mungkin kisah kita emang sama kali ya tapi beda versi *diperjelas 'beda jauh'. Aku salut sama kamu masih tegar walaupun kamu udah diselingkuhi sama mas BS *inisial. Kalau jadi aku udah aku buang jauh-jauh tuh orang ke laut hahah... Salut sama kamu beb.. Aku yakin masih banyak cowo diluar sana yang lebih baik dari dia. Dia adalah pelajaran bagimu, dia adalah masa lalumu yang bisa kamu jadiin tolak ukur untuk memilih yang lebih baik dari dia. Walaupun aku bisa ngomong kayak gini tapi aku bukanlah orang setegar seperti di tulisan ini. Aku sangatlah rapuh dan mudah patah. Hanya kesibukkan dan orang-orang terdekatku yang bisa membuatku mengobati rasaku untuk sesaat.
Aku maklum ternyata orang yang galau karena sakit hati ataupun hubungan gak jelas dengan orang yang kita sayang tuh kayak gini ya hehe.. makasih buat orang yang udah ngasih aku pengalaman memberikan perhatiannya kepadaku *bkin bingung kan bahasanya.
Dan aku sadari, aku masih berumur 19 tahun. Waktuku masih banyak untuk bisa memikirkan apapun yang aku sukai. "Cinta" itu mungkin hanya sepenggal kata yang apabila tidak bisa dikuasai diri kita sendiri hanya akan menjadi sebuah penyakit dan akan menjalar ke otak untuk membuat kita bisa menjadi "up" jika itu sangat membahagiakan dan menjadi "down" saat itu membuat hati hancur.
Aku hanyalah anak berumur 19 tahun. Dan aku sangat menikmati hidupku saat ini.
I wanna be free...
I want to fly away so high..
This is my world... :)

Nice...

Horee... akhirnya blog ku bisa ke buka juga terimakasih Ya Allah.. Aku udah bener-bener senewen dengan hal ini. Dibela-belain buat blog baru sampai pagi jam setengah 4. Sungguh besar perjuanganku ternyata hahha..
Pokoknya senenglah bisa di pakai lagi. Miss you my blog :)