Rabu, 30 Mei 2012

bicara tentang mereka

Berbicara tentang mereka (kaum adam). Di dunia ini banyak banget kaum adam yang sedang jomblo loh.. Trus apa urusannya denganku? *gak ada* hahha. Susah cari orang yang tepat dengan kita dan bisa mengerti, suka apa adanya. Aku sih cukup 2 aja mantanku aku gak mau banyak-banyak, itu malah terlalu banyak buatku. Targetku dulu jaman SMA malah gak pengen punya mantan, jadi satu kali pacaran buat sekarang dan selamanya, tapi ternyata Tuhan berkata lain. Semoga Tuhan dengerin apa yang aku pengen kalau aku ingin pacarku yang ketiga adalah yang terakhir dan selamanya buatku Amin.. Siapa tahu Tuhan ngabulin, kan Tuhan suka yang ganjil :) Maka dari itu aku juga harus selektif dalam memilih orang, itu nasihat dari bang Igam juga. Kalau aku mau seenakku pun aku juga bisa dapatin pacar besok kok *songong dan sombong*. Tapi aku bukan cewe kayak gitu yang suka seenak jidat ke orang :D Kalau memang berteman aku juga mikir setiap orang pasti ada batasan-batasan tertentu, misalnya kalau berteman dengan cowo yang udah punya cewe, yang pasti gak pengen terlalu deket juga kasihan cewenya ntar sakit hati sama kita walaupun kita tahu posisi cowo adalah temen baik dan dekat banget dengan kita. Kalau temenan sama yang jomblo sih terserah aja, mau diajak jalan kek, makan kek, suruh guling-guling dijalan kek, salto atau apapun gak ada yang bakal neror kita karena cemburu hahah :D Kalau adapun cowo yang deket sama aku dan aku nanggapinnya cuma temen, aku gak bakal ngasihin yang lebih buat dia dari cara aku bersikap ataupun perhatianku, soalnya aku kasihan sama mereka dikiranya aku suka PHPin orang hihih. Kita juga punya hati harusnya difungsikan sebagaimana mestinya. Aku cuma pengen setia sama satu orang kelak dan aku janji bakal jaganya baik-baik kalau memang orang tersebut tepat buatku, walaupun aku harus nungguinnya lama buat dia datang sama aku. Aku sabar menanti *ceiilaah*

tertawa bersama

Hari itu hari selasa tanggal 29 Mei 2012, ada dua rapat seperti biasa antara Himpunan dan Teater. Tapi aku memilih untuk kumpul teater, karena disana aku udah ngedapetin sesosok keluarga dari mereka semua. Berawal dari duduk bareng sama Dika (ketua Teater) akhirnya kita saling curhat-curhatan dan akhirnya nyambung ke cowo *biasalah* dan akhirnya aku kepikiran pengen dapat solusi dari bang Igam (ak maggilnya). Akhirnya karena bantuan Dika, dia ngomongin ke bang Igam buat ketemuan habis ngumpul teater. Jam 10 malam kumpulpun kelar, dan kita (aku sama Dika) ketemuan dikampus sama anak narendra salah satunya bang Igam. Tapi ternyata gak dibolehin dikampus karena udah malam. Alhasil kita semua nongkrong di kosannya Kodil(panggilan sayangku buat Dika :D). Okey, tongkronganpun dimulai. Rencana awal sih pengen cerita tapi malah gak sesuai agenda, kita malah cerita ngalor-ngidul kalau bahasa jawanya. Lucu banget pokoknya hari itu, sampai aku kayak orang paling bego gak tahu makna dari perkataan mereka, kalau harus paham pun, aku harus berpikir keras dulu dan dijelasin barulah aku ngerti *oohh man... Malah mereka crita-cerita kronologis anak-anak kelas sampai jalan-jalan, dan malah nyambung ke manusia jadi-jadian yang ngepet uang hahahaa. Kembali ke awal, Sebenernya bukan curhat tapi aku cuma cerita garis besarnya doang sama bang Igam, dan seperti biasa tanpa buat aku kaget, dia tahu itu danmungkin lebih. Trus malah aku yang ditanya-tanyain sama mereka *berasa artis*. Saran dari bang Igam sih diikhlasin aja, mungkin ada saatnya dia akan sadar, akan ada yang lebih baik dari dia. Entah kenapa walaupun aku cuma kenal bang Igam sepintas aja dan ketemu beberapa kali, aku ngrasanya dia udah kayak kakak buatku. Dari cara bicaranya dan pendapatnya kadang logis. Dia juga orangnya terbuka sama kehidupannya, aku kagum sama orang yang seperti itu. Aku sih suka orang atau teman yang terbuka gak jaim-jaiman, karena mungkin itu hampir sama kayak aku ya. Coba deh, teman-teman dekatku dirumah mana ada yang sok jaim, dan akhirnya aku juga menemukan orang yang gak jaim-jaiman disini Dika and friends. Malam itu pas banget turun hujan, nungguin reda sampai jam 2 pagi akhirnya aku dianterin pulang kekosan. Kumpul sama mereka tuh seruu, bisa cerita dari yang ababil dan gak jelas menjadi memusingkan hahha. Makasih buat kalian untuk malam itu. :)

Senin, 28 Mei 2012

Ikhlas :)

Tuhan sangat baik, sayang, dan selalu menjagaku. Ibuku yang selalu mendoakanku, ayahku yang selalu melihatku dari sisi Tuhan :) Makasih buat teman-temanku yang bisa membuat hati dan pikiranku untuk bisa terbuka. Makasih buat kalian yang selalu membuatku tertawa dan semangat, walaupun itu hanya untuk sesaat. Tuhan tidak menginginkan aku sakit hati berkepanjangan, jadi mungkin inilah jalannya buatku. Dengan kejadian ini semua TUHAN mengajariku banyak hal yaitu agar bisa untuk IKHLAS, SABAR, LAPANGDADA, MENGALAH, POSITIF THINKING, TERBUKA, MANDIRI, DEWASA, MENGHARGAI YANG TELAH DIBERIKAN, BERSYUKUR. Malam tadi sehabis aku bangun tidur dapat sms dari ibu "Jaga diri baik-baik, ibu selalu disisimu dik". Dan aku terharu, tak terasa mataku mulai meneteskan air mata, kenapa tidak? Jarang ibu sms kayak gitu sama aku selama ini. Aku bisa hitung berapa kali ibu pernah sms kayak gitu dan aku ingat kurang lebih cuma 2 kali beliau pernah mengirimkan sms seperti itu. Aku sayang sama ibu, aku tidak ingin membuat ibu sedih dan sendiri, ada aku disini menemaniku. Sepertinya curhatku setiap hari didengar oleh Tuhan dan DIA menyampaikannya kepada ibu bagaimana rasaku saat ini, sehingga ibu sms kayak tadi. Terimakasih Tuhan, Engkau sangat sayang dan menjagaku disini. Dear Allah.. Jika engkau panggil aku, tolong ambillah aku setelah aku bisa membahagiakan ibu,. AMIN :')

Minggu, 27 Mei 2012

Inilah aku

Iseng-iseng belum bisa tidur, mampir ngeblog sebentar. Aku bukanlah orang yang sempurna seperti malaikat, namun aku adalah seorang wanita kebanyakan yang mengandalkan perasaan untuk berpikir. Aku cuma ingin mengungkapkan semua isi hati yang tak bisa aku ungkapkan dengan kata-kata. Dalam menjalin hubungan, aku bukanlah tipe orang yang suka menunggu dalam ketidakpastian, aku suka kejelasan walaupun itu kadang menyakitkan. Ketidakpastian itu layaknya sebuah mimpi dan angan-angan yang digantung, saat kita berharap gantungan itu semakin tinggi, namun karena tidak ada kejelasan pada tali penggantungnya hanya bisa jatuh kembali kebawah saat talinya rapuh dan rasanya sangat sakiiitt... Menunggu adalah hal yang sangat tidak aku sukai, membuang waktu dan pikiran dan akhirnya membuat galau apapun itu bentuknya. aku juga tidak suka dengan tipe orang yang suka bikin 'ilfeel', means walaupun raga dan badan ada namun hatinya untuk yang lain, itu hanya seperti memberikan harapan palsu. Dan aku kurang suka dengan orang yang berbohong, sekecil apapun kalau sudah terbiasa bohong, hubungan itu udah gak sehat lagi. Berkata jujur itu lebih baik daripada mendengar dari mulut orang yang belum tentu lebih benar :) Okelah, mungkin memang masih banyak sifatku yang tidak seperfect itu dan masih ada sifat kekanak-kanakan dalam umurku kesekian tahun. namun dengan berbagai masalah yang diberikan oleh Tuhan, aku mulai belajar untuk bisa berpikir dewasa, membuatku untuk terbiasa mandiri tanpa ketergantungan kepada orang lain. "Waktu itu tidak akan kembali dan terus berputar" aku udah capek kalau harus menjalin hubungan hanya untuk main-main dan gak pasti. Aku lebih baik menunggu kepastian itu datang sendiri kepadaku walaupun itu membutuhkan waktu yang lama. * Mungkin sudah cukup aku menggantungkan harapan dan mimpi-mimpiku kepada mereka sang #ma*tan. Dimana mimpi-mimpi itu sudah aku rekam dalam pikiranku berharap bisa terwujud, but it's nothing. Semua harapan itu mungkin sudah tidak terpikirkan lagi oleh dia... Cukup aku saja yang bermimpi dengan harapan-harapanku sendiri. Andai Tuhan mau memberi kesempatan itu lagi, mungkin aku akan mencoba jauh lebih baik lagi karena waktu memberikan pelajaran untuk bisa berpikir kembali.

Nothing

Kenapa Tuhan memberikan rasa sakit ini lagi? Aku udah capek untuk sakit hati dan selalu berharap lebih. Kenapa harus sakitttt rasanya? Aku tidak bisa berpikir, aku terlalu lemah, aku terlalu egois. Kata Adera 'semakin ku lihat masa lalu semakin hatiku tak menentu'. Aku bosan Tuhan dengan rasa sakit ini. Walapun cuma dua kali terluka seperti ini tapi rasanya aku gak mau merasakannya lagi. Apa mungkin aku harus menutup hatiku agar tidak merasakan rasa sakit ini lagi? Adakah orang yang benar-benar tulus, jujur, dan setia? Aku pengen marah sama diriku..... Aku pengen nangiiissss..... Rasanya aku ingin menyerah, aku tak bisa lagi... Tolong bantu aku melupakanmu jika engkau bukanlah untukku. Tapi jika memang engkau ditakdirkan untukku biarlah aku tunggu dirimu sampai kamu akan kembali bersamaku... "Pergilah untuk kembali, tapi jangan kembali untuk pergi"

Masih bisa

Sudah 5 hari berlalu semenjak kepergianmu kemarin. Semoga kamu bisa mengejar harapan dan mimpimu bersamanya. Sebelumnya aku pernah baca blog salah satu temanku, ciri-ciri orang yang sayang adalah rela berkorban demi orang yang di sayang apapun itu, selalu bisa bahagia bersamanya, dan selalu merindukannya. Namun, mungkin itu semua tidak bisa kamu temukan denganku selama ini, dan semua itu bisa kamu temukan dengan dia. Mungkin memang ini yang ditakdirkan untuk Tuhan. Ini adalah jalan yang terbaik untuk kita. SIAP MEMPUNYAI BERARTI HARUS SIAP KEHILANGAN... Memang bukan yang pertama kehilangan orang yang aku sayang. Mungkin ini tidak seberat waktu aku kehilangan orang yang paling aku sayang di dunia ini yaitu ayahku. Itu adalah beban mental tersendiri saat aku kehilangan sosok yang sangat aku rindukan setiap waktu. Walaupun kakiku pincang saat ini tapi masih ada yang melengkapi kaki satunya yaitu ibuku. Tuhan, tolong jaga orang-orang yang aku sayang. Semoga mereka bahagia walaupun itu kadang memberikan sebuah luka buatku. Aku ingin mereka bahagia :')

Selasa, 22 Mei 2012

Aku bisa

"Menangislah sayang, biarkan hatimu lega dengan semuanya." Itulah yang aku inginkan malam ini. Aku tetap bersyukur dengan apa yang telah diberikan Allah kepadaku walaupun ini menyakitkan, dengan semua keputusan dan jalan yang terbaik untukku. Aku pasti bisa melanjutkan ini semua. Aku bisa setegar ibu dan sekuat ibu walaupun dia berjuang sendirian demi anak-anaknya. Ibu saja bisa, aku juga pasti bisa kok :) memang sakit rasanya, tapi beginilah hidup itu keras. Aku bukan anak manja lagi yang masih merengek-rengek, aku adalah anak yang nantinya harus bisa ngelindungin ibu. Aku sayang banget sama ibu. Apapun yang terjadi aku bisa kuat kuat kuat dan tegar kayak ibu. Aku gak bisa bayangin perasaan ibu saat ditinggal ayah pasti lebih beratus-ratus lipat dari ini...

Sabtu, 19 Mei 2012

Mei 2012

Hey boy!! Now 6th month with you :) Semoga tidak sampai disini saja perjalanan kita berdua. Berharap bisa menghadapi batu-batu yang ada di depan sana bersama. Saat aku terjatuh, kamu yang akan selalu menolongku untuk bisa bangkit dan sebaliknya... Maaf dengan sikapku yang akhir-akhir ini labil dan egois. Aku tidak bermaksud untuk membuatmu marah dan sakit hati. Terimakasih selalu mengajariku untuk berubah menjadi yang lebih baik, untuk sikapmu yang hangat, untuk selalu bersabar menghadapi sikapku. Kamu adalah cerita baru untukku my beloved Muhammad Taufik :)

Menggaring di kosan

Hari ini hari minggu. Liburan 4 hari berturut-turut membuatku garing di kosan. Gak ada temen buat jalan-jalan ke luar. Aku berdoa "Hope someone take me out from this room" aaaargggghhh.... Cuma bisa pinjam dvd ke tetangga sebelah 8 film buat nonton di kamar :D Sama nisa tetangga depan kamar malam minggu dikosan dan hari jumat seharian jadi penunggu kosan. Anak-anak kosan pada liburan balik ke rumah masing-masing, makin menambah suasana hutan belantara cuma ada beberapa penghuni yang masih tertinggal. Yang sangat aku sesali gak bisa balik ke rumah karena kehabisan tiket kreta api zzzzzzzzzzzzzzz *kacau banget*. Cuma makan dan tidur, makan lagi tidur lagi kerjaannya, ditemani perasaan galau yang sering banget akhir-akhir ini menyerang kepala #dam*